Senin, Agustus 31, 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Iklan
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
Popverse
  • Trend
  • Popstar
    • Gosip artis
    • Celebrity
    • Profil & Biodata
  • K-WAVE
    • Drakor
    • K-Pop
    • K-Entertainment
  • CINEVERSE
    • FILM
    • Review Film
    • Series
    • Netflix
  • Gameverse
  • Komik & Anime
    • Anime
    • Manhwa
    • Manga
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Beauty
    • Kuliner
    • Travel
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Tips N Trik
  • Popverse
    • Musik
    • Berita Viral
    • Edukasi
    • Opini
    • Iklan
    • MFLHVERSE
No Result
View All Result
Popverse
No Result
View All Result
Home Lifestyle Teknologi

Jepang Siapkan Misi MMX, Bawa Sampel Bulan Mars ke Bumi

popverse by popverse
Agustus 31, 2026
in Teknologi
0
Jepang Siapkan Misi MMX, Bawa Sampel Bulan Mars ke Bumi

Jepang Siapkan Misi MMX, Bawa Sampel Bulan Mars ke Bumi

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Misteri tentang asal-usul lingkungan Mars akan kembali ditelusuri Jepang melalui misi Martian Moons eXploration (MMX). Wahana ini dijadwalkan berangkat pada Oktober 2026 dengan target mengambil sedikitnya 10 gram material dari Phobos, salah satu bulan Mars, untuk dianalisis di Bumi.

Sampel Phobos Ditargetkan Tiba pada 2031

Badan Antariksa Jepang (JAXA) menjadwalkan peluncuran MMX menggunakan roket H3 dari Tanegashima Space Center pada 20 Oktober 2026 pukul 04.41 waktu Jepang. Jika jadwal utama tidak dapat dilaksanakan, tersedia kesempatan peluncuran hingga 7 November.

Related posts

Meta Bayar Rp 321 Triliun, TikTok dan YouTube Terancam

Meta Bayar Rp 321 Triliun, TikTok dan YouTube Terancam

Agustus 31, 2026

Sekitar satu tahun setelah meninggalkan Bumi, wahana akan memasuki sistem Mars. MMX terlebih dahulu melakukan pengamatan terhadap Phobos dan Deimos dari orbit sebelum memusatkan aktivitasnya pada Phobos.

Wahana kemudian akan mencoba mendarat dan mengumpulkan material permukaan. Sedikitnya 10 gram batu dan debu ditargetkan untuk dimasukkan ke dalam kapsul khusus sebelum dibawa kembali ke Bumi. Apabila seluruh tahapan berlangsung sesuai rencana, sampel tersebut diperkirakan tiba pada 2031.

Misi ini memiliki nilai penting karena belum pernah ada material yang dikembalikan ke Bumi dari kawasan Mars. JAXA menempatkan MMX sebagai misi pertama yang dirancang membawa sampel dari lingkungan Mars pulang ke Bumi.

Mengapa Phobos Menjadi Sasaran?

Phobos bukan sekadar satelit kecil yang mengelilingi Mars. Asal-usulnya hingga kini masih menjadi pertanyaan bagi para ilmuwan.

Setidaknya ada dua kemungkinan utama mengenai pembentukannya. Phobos diduga dapat merupakan material yang tersisa dari tabrakan besar di Mars. Kemungkinan lainnya, objek tersebut awalnya adalah asteroid yang kemudian tertangkap oleh gravitasi Mars.

Pengambilan material langsung dari permukaan Phobos dapat memberikan petunjuk untuk membedakan kedua skenario tersebut. Para ilmuwan nantinya bisa membandingkan kandungan Phobos dengan material yang terdapat di Mars maupun asteroid.

MMX juga membawa instrumen MEGANE yang dikembangkan NASA. Perangkat tersebut akan mendeteksi neutron serta sinar gamma dari permukaan Phobos untuk membantu mengidentifikasi unsur-unsur penyusunnya.

Hasil pengukuran itu diharapkan dapat memperjelas sejarah pembentukan Phobos sekaligus memberikan gambaran mengenai evolusi sistem Mars.

Ada Rover IDEFIX di Permukaan Phobos

Selain wahana utama, MMX membawa rover kecil bernama IDEFIX. Kendaraan ini merupakan hasil kolaborasi Eropa dan dirancang untuk menjelajahi permukaan Phobos secara langsung.

Medan Phobos menjadi tantangan tersendiri karena permukaannya dipenuhi batuan dan memiliki gravitasi yang sangat rendah. Rover tersebut akan membantu memperoleh informasi mengenai kondisi permukaan dari jarak dekat selama misi berlangsung.

Secara keseluruhan, MMX memiliki tiga bagian utama, yakni modul propulsi, modul eksplorasi, dan modul pengembalian sampel. Ketiga komponen itu mendukung rangkaian perjalanan menuju sistem Mars, penelitian, pengambilan material, hingga perjalanan kembali ke Bumi.

Bukan Sekadar Mencari Kehidupan

Meski membawa material dari lingkungan Mars, MMX tidak dirancang untuk menemukan makhluk hidup di Phobos.

Tujuan utamanya adalah mempelajari asal-usul Phobos dan Deimos, perkembangan sistem Mars, serta kondisi yang mungkin berkaitan dengan terbentuknya lingkungan yang mendukung kehidupan di planet-planet kebumian.

Karena itu, sampel yang ukurannya hanya beberapa gram dapat memiliki nilai ilmiah yang jauh lebih besar. Analisis di laboratorium Bumi memungkinkan para peneliti memeriksa mineral dan unsur penyusunnya secara lebih mendalam dibandingkan pengamatan yang dilakukan langsung oleh instrumen di luar angkasa.

Penelitian tersebut pada akhirnya dapat membantu ilmuwan memahami proses pembentukan planet sekaligus menelusuri kondisi yang memungkinkan kehidupan muncul di Tata Surya.

Persiapan untuk Eksplorasi Mars di Masa Depan

JAXA juga melihat MMX sebagai kesempatan untuk menguji teknologi yang diperlukan dalam perjalanan pulang-pergi antara Bumi dan sistem Mars.

Phobos bahkan berpotensi dimanfaatkan sebagai titik pendukung bagi eksplorasi Mars pada masa mendatang. Dengan demikian, misi ini tidak hanya berorientasi pada pertanyaan ilmiah tentang masa lalu, tetapi juga menjadi bagian dari pengembangan teknologi untuk eksplorasi manusia ke Mars.

Jika berhasil, MMX akan membawa pulang potongan kecil dari dunia yang selama ini hanya dapat dipelajari dari jarak jauh. Analisis terhadap material tersebut di Bumi diharapkan membuka informasi baru mengenai sejarah Phobos, evolusi Mars, serta perjalanan panjang menuju kondisi yang memungkinkan kehidupan berkembang di Tata Surya.

 

 

Tags: asal-usul kehidupanbulan Marseksplorasi MarsJAXAJepang ke MarsMars 2026misi luar angkasamisi MMX JepangPhobossampel Phobos
Previous Post

Mobile Data, Not Internet Service Providers, To Be Blocked In Bali During Nyepi

Next Post

Gurun Madinah Mendadak Dialiri Air Usai Hujan Deras 3 Hari Pertanda Kiamat?

Next Post
Gurun Madinah Mendadak Dialiri Air Usai Hujan Deras 3 Hari

Gurun Madinah Mendadak Dialiri Air Usai Hujan Deras 3 Hari Pertanda Kiamat?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED NEWS

Finland Has An Education System The Other Country Should Learn From

2 bulan ago

A Digital Media Startup Growing Up With Millennial Women

2 bulan ago

Indonesia To Offer Infrastructure Projects At IMF-World Bank Meeting

2 bulan ago

Women in Politics: Urgency of Quota System For Women In Regional Elections

2 bulan ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Berita Viral
  • Gameverse
  • Teknologi
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

2018 League aliran sungai Madinah asal-usul kehidupan Balinese Culture Bali United banjir Madinah Budget Travel bulan Mars Champions League Chopper Bike cuaca Arab Saudi Doctor Terawan eksplorasi Mars fenomena alam gameplay GTA 6 game terbaru Grand Theft Auto 6 GTA 6 GTA 6 Netflix GTA 6 Twitch gurun Arab Saudi gurun Madinah hujan deras Arab Saudi hujan Madinah Istana Negara JAXA Jepang ke Mars Market Stories Mars 2026 misi luar angkasa misi MMX Jepang National Exam Phobos PlayStation 5 Rockstar Games sampel Phobos Take-Two Interactive tanda kiamat trailer GTA 6 Visit Bali wadi
Popverse

© 2026 Popverse.id - Ruang Literasi dan Pop Culture All Rights Reserved..

Navigate Site

  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Iklan
  • Hubungi Kami
  • Redaksi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Trend
  • Popstar
    • Gosip artis
    • Celebrity
    • Profil & Biodata
  • K-WAVE
    • Drakor
    • K-Pop
    • K-Entertainment
  • CINEVERSE
    • FILM
    • Review Film
    • Series
    • Netflix
  • Gameverse
  • Komik & Anime
    • Anime
    • Manhwa
    • Manga
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Beauty
    • Kuliner
    • Travel
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Tips N Trik
  • Popverse
    • Musik
    • Berita Viral
    • Edukasi
    • Opini
    • Iklan
    • MFLHVERSE

© 2026 Popverse.id - Ruang Literasi dan Pop Culture All Rights Reserved..