Selasa, September 1, 2026
  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Iklan
  • Hubungi Kami
  • Redaksi
Popverse
  • Trend
  • Popstar
    • Gosip artis
    • Celebrity
    • Profil & Biodata
  • K-WAVE
    • Drakor
    • K-Pop
    • K-Entertainment
  • CINEVERSE
    • FILM
    • Review Film
    • Series
    • Netflix
  • Gameverse
  • Komik & Anime
    • Anime
    • Manhwa
    • Manga
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Beauty
    • Kuliner
    • Travel
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Tips N Trik
  • Popverse
    • Musik
    • Berita Viral
    • Edukasi
    • Opini
    • Iklan
    • MFLHVERSE
No Result
View All Result
Popverse
No Result
View All Result
Home Lifestyle Teknologi

Meta Bayar Rp 321 Triliun, TikTok dan YouTube Terancam

popverse by popverse
Agustus 31, 2026
in Teknologi
0
Meta Bayar Rp 321 Triliun, TikTok dan YouTube Terancam

Meta Bayar Rp 321 Triliun, TikTok dan YouTube Terancam

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

JAKARTA – Meta menyelesaikan perkara hukum di Amerika Serikat dengan nilai kesepakatan sekitar Rp 321 triliun. TikTok dan YouTube kini ikut menjadi sorotan.

Perkara hukum terkait dampak media sosial terhadap pengguna remaja memasuki babak baru setelah Meta menyepakati pembayaran hingga USD 18 miliar atau sekitar Rp 321 triliun kepada sejumlah negara bagian di Amerika Serikat.

Related posts

Jepang Siapkan Misi MMX, Bawa Sampel Bulan Mars ke Bumi

Jepang Siapkan Misi MMX, Bawa Sampel Bulan Mars ke Bumi

Agustus 31, 2026

Kesepakatan tersebut tidak hanya menyangkut pembayaran. Meta juga berkomitmen mengubah sejumlah fitur pada platformnya bagi pengguna berusia di bawah 18 tahun. Langkah ini menjadi perhatian karena pemerintah dan aparat penegak hukum AS juga tengah meningkatkan tekanan terhadap perusahaan media sosial lain.

TikTok dan YouTube Masuk Perhatian

Nilai USD 18 miliar dalam kesepakatan itu tidak seluruhnya akan langsung dibayarkan Meta. Perusahaan menyatakan sekitar 70% atau USD 12,7 miliar akan diberikan kepada negara-negara bagian dalam kurun waktu 10 tahun.

Adapun USD 5,3 miliar sisanya memiliki syarat. Dana tersebut dikaitkan dengan penerapan langkah serupa oleh kompetitor Meta, termasuk TikTok dan YouTube.

Dengan skema tersebut, penyelesaian perkara Meta berpotensi memberikan tekanan lebih luas kepada industri media sosial. Platform lain dapat menghadapi tuntutan untuk menerapkan standar perlindungan remaja yang sebanding.

Jaksa Agung California Rob Bonta, yang menangani perkara bersama New Jersey, Colorado, dan Kentucky, bahkan secara terbuka menyatakan bahwa TikTok, Snap, dan YouTube menjadi perhatian berikutnya.

Bonta mengatakan California masih menjalankan proses hukum terhadap TikTok. Menurut dia, negara bagian tersebut ingin memastikan perusahaan-perusahaan media sosial lainnya mengambil langkah perlindungan yang serupa.

Meta Ubah Sejumlah Fitur untuk Remaja

Sebagai bagian dari kesepakatan, Meta menyatakan akan melakukan perubahan pada layanan yang digunakan oleh kelompok usia di bawah 18 tahun.

Salah satu perubahan yang disiapkan adalah pembatasan penggunaan hingga dua jam setiap hari. Pembatas tersebut dapat dibuka apabila mendapatkan persetujuan orang tua.

Meta juga berencana memperketat mekanisme verifikasi usia. Selain itu, sejumlah filter yang berkaitan dengan riasan ekstrem dan prosedur operasi plastik akan dinonaktifkan bagi pengguna remaja.

Perusahaan juga menyiapkan fitur mode malam sebagai bagian dari perubahan pengalaman penggunaan platform bagi kelompok usia tersebut.

Tekanan terhadap Industri Media Sosial Meningkat

Kasus Meta berlangsung ketika perusahaan teknologi dan media sosial menghadapi pengawasan yang semakin ketat di berbagai negara. Pemerintah di sejumlah wilayah bahkan mulai mempertimbangkan atau menerapkan pembatasan akses media sosial bagi anak dan remaja.

Situasi itu membuat persoalan keselamatan pengguna muda tidak lagi hanya menjadi persoalan satu perusahaan. Meta, TikTok, YouTube, dan Snap sama-sama menghadapi gugatan maupun tekanan regulator terkait aktivitas mereka.

Rob Lalka, profesor praktik manajemen di Universitas Tulane, menilai perusahaan lain kemungkinan akan mengambil pelajaran dari perkara Meta. Ia memperkirakan TikTok, YouTube, dan Snapchat akan melakukan perubahan sebelum menghadapi persoalan hukum dengan skala serupa.

Bonta juga menegaskan bahwa penanganan persoalan tersebut membutuhkan pendekatan lintas industri. California disebut sedang berkomunikasi dengan Snap dan berupaya membuka pembicaraan dengan TikTok, sementara YouTube diharapkan turut masuk dalam proses tersebut.

Dengan demikian, penyelesaian perkara Meta senilai USD 18 miliar tidak serta-merta mengakhiri persoalan perlindungan remaja di media sosial. Sebaliknya, kesepakatan tersebut berpotensi menjadi acuan baru bagi tekanan hukum terhadap platform digital lainnya.

 

meta, Meta Rp 321 triliun, denda Meta, TikTok, YouTube, media sosial remaja, perlindungan anak, gugatan Meta, media sosial AS, regulasi media sosial

Previous Post

Gurun Madinah Mendadak Dialiri Air Usai Hujan Deras 3 Hari Pertanda Kiamat?

Next Post

GTA 6 Bikin Streaming Kewalahan, Saham Take-Two Naik

Next Post
GTA 6 Bikin Streaming Kewalahan, Saham Take-Two Naik

GTA 6 Bikin Streaming Kewalahan, Saham Take-Two Naik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

RECOMMENDED NEWS

Travel Insider: Bengawan Solo Travel Mart Returns For Ninth Time

3 bulan ago
GTA 6 Bikin Streaming Kewalahan, Saham Take-Two Naik

GTA 6 Bikin Streaming Kewalahan, Saham Take-Two Naik

1 hari ago

Presidential Train Now Available For Jakartans Traveling To Bandung

2 bulan ago

Everything You Need to Know About Climbing in Bali’s Mount Batur

2 bulan ago

FOLLOW US

BROWSE BY CATEGORIES

  • Berita Viral
  • Celebrity
  • FILM
  • Gameverse
  • Musik
  • Teknologi
  • Uncategorized

BROWSE BY TOPICS

2018 League alumnus Undip Ariana Grande Ariana Grande cedera Ariana Grande konser 2026 Ariana Grande London Ariana Grande terbaru Balinese Culture Bali United Balkis Undip bocoran the batman part ii Bon Jovi Budget Travel Champions League Chopper Bike Djakarta Warehouse Project Doctor Terawan Dr. Bombay DWP 2026 DWP Jakarta es krim Snoop Dogg Eternal Sunshine Tour festival EDM Jakarta gaji Rp160 juta harga tiket DWP high heels Ariana Grande International Ice Cream Taste Tester Istana Negara JIEXPO Kemayoran kaki Ariana Grande konser Ariana Grande Livin on a Prayer lowongan kerja internasional lowongan kerja unik Market Stories National Exam pekerjaan pencicip makanan Teknik Geologi Undip tiket DWP 2026 TikTok Bon Jovi video wisuda viral viral TikTok Visit Bali wisuda Semarang wisuda Undip
Popverse

© 2026 Popverse.id - Ruang Literasi dan Pop Culture All Rights Reserved..

Navigate Site

  • Pedoman Media Siber
  • Tentang Kami
  • Iklan
  • Hubungi Kami
  • Redaksi

Follow Us

No Result
View All Result
  • Trend
  • Popstar
    • Gosip artis
    • Celebrity
    • Profil & Biodata
  • K-WAVE
    • Drakor
    • K-Pop
    • K-Entertainment
  • CINEVERSE
    • FILM
    • Review Film
    • Series
    • Netflix
  • Gameverse
  • Komik & Anime
    • Anime
    • Manhwa
    • Manga
  • Lifestyle
    • Fashion
    • Beauty
    • Kuliner
    • Travel
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Tips N Trik
  • Popverse
    • Musik
    • Berita Viral
    • Edukasi
    • Opini
    • Iklan
    • MFLHVERSE

© 2026 Popverse.id - Ruang Literasi dan Pop Culture All Rights Reserved..